29/10/08

15/10/08

Puisi Kasih Seorang Ibu untuk anak-anaknya

Mbak Ditaaa aku minta ijin ya memposting puisi yang Ibunya Mbak dita bikin untuk pernikahanmu!!!Huhuhu sangat menyentuh dan membuka mataku....boleh ya ya ya ya ya

bagi daku puisi ini sangat menggambarkan kehidupan pernikahan yang terjadi setelah segala hiruk pikuk dan euforia setelah pesta pernikahan berlalu (halah padahal baru juga nikah 2,5 bulan hehe)


Anakku,
Pernikahan itu manis pada mulanya kadang beriak kala menjalaninya
ada juga kata dan sikap yang membuat luka namun lebih banyak cinta dan sayang yang kan kau rasa untuk itu
perbanyak maaf kala kata tersilap, penuhilah ikhlas kala kau tersendat.

Dan jangan lepas dari do'a dan harapan dalam mencapai impian masa depan


[salah satu ucapan yang menguatkan hatiku disaat tergelap]

Best Friend

[Dapet postingan di milis JMD dari seorang teman]


Sewaktu kita duduk di taman kanak-kanak, kita berpikir kalau seorang teman yang baik adalah teman yang meminjamkan krayon warna merah ketika yang ada hanyalah krayon warna hitam.

Di sekolah dasar, kita lalu menemukan bahwa seorang teman yang baik adalah teman yang mau menemani kita ke toilet, menggandeng tangan kita sepanjang koridor menuju kelas,membagi makan siangnya dengan kita ketika kita lupa membawanya.

Di sekolah lanjutan pertama, kita punya ide kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mau menyontekkan PR-nya pada kita, pergi bersama ke pesta dan menemani kita makan siang.

Di SMA, kita merasa kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mengajak kita mengendarai mobil barunya, meyakinkan orang tua kita kalau kita boleh pulang malam sedikit, mau mendengar kisah sedih saat kita putus dari pacar.

Di masa berikutnya, kita melihat kalau seorang teman yang baik adalah teman yang selalu ada
terutama di saat-saat sulit kita, membuat kita merasa aman melalui masa-masa seperti apapun,
meyakinkan kita kalau kita akan lulus dalam ujian sidang sarjana kita.

Dan seiring berjalannya waktu kehidupan, kita menemukan kalau seorang teman yang baik adalah
teman yang selalu memberi kita dua pilihan yang baik, merangkul kita ketika kita menghadapi masalah yang menakutkan, membantu kita bertahan menghadapi orang-orang yang hanya mau mengambil keuntungan dari kita, menegur ketika kita melalaikan sesuatu, mengingatkan ketika kita lupa, membantu meningkatkan percaya diri kita, menolong kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan terlebih lagi... menerima diri kita apa adanya...serta mencintai dan menyayangi kita dengan setulus hati dan bukan hanya dimulut saja.....

Temans....kita cukup beruntung apabila menemukan satu orang "best friend" saja dalam hidup ini
dan Kita termasuk sangat beruntung apabila bisa menemukan banyak "best friend"
bahkan kita masih bisa mengatakan "I'm lucky enough" saat kita pikir kita menemukan "Best friend" padahal ternyata tidak.......

I consider myself as a very very lucky person. Bisa menemukan banyak banyak "best friend" dalam hidup, dikelilingi teman dan bisa menjadi seorang teman buat mereka semua (I Hope so). Teman adalah salah satu rizki allah yang terkadang anggia lupa mensyukurinya....SD,SMP,SMA,kuliah S1,S2, kerja Allah selalu melimpahkan rizki teman baik untuk anggia. Terkadang mereka datang saat anggia tidak menyangka akan mendapatkan rizki sebesar itu.

Teman.......kata yang menyejukkan.....betapa beruntungnya... bukan hanya memiliki teman tapi juga menjadi seorang teman......

Anggia menggolongkan diri sebagai orang yang sangat-sangat beruntung bisa memiliki banyak teman....walapun ada satu masa dimana anggia hanya bisa bilang "I'm lucky enough" karena anggia pikir anggia punya seorang teman baik padahal tidak........
tapi ternyata...walaupun setelah melewati masa yang memberikan pengalaman "betapa mudahnya melakukan pengkhianatan", anggia tidak kehilangan kemampuan untuk mencintai dan dicintai (hope so..again!!) seseorang yang dikatakan teman


Friends are like balloons; once you let them go, you can't get them back. So I'm gonna tie you to my heart so I never lose you.