28/08/08

Nai Raden Sirodj Jaya Bangsawan....who??

Yup...who?? hehe itu nama baru daku. Jadi ternyata oh ternyata di Palembang khususnya suku OKU (hmm ga tau deh suku lain ada juga apa engga) ada adat istiadat bagi pasangan yang udah nikah itu diberi nama baru atau gelar. Gelar ini (kalo ga salah denger dari pembicaraan para tetua) tujuannya untuk saling mengenali sanak keluarga kayanya sih ada tujuan lain tapi penulis kurang ngeh karna waktu itu lagi di-inai heee.

Biar lebih lengkap langsung dicontohin aja yaaa...Contohnya untuk kasus sang penulis "Sirodj" diambil dari nama kakek suami ; "Jaya" diambil dari nama kakek buyut penulis yang aseli OKU nah... disini fungsinya saudara-saudara lain mulain dari ua mang tante sepupu dll yang berasal dari satu keturunan dan udah menikah biasanya juga pake nama "Jaya" ini jadi kalo ketemu orang dengan gelar ini kemungkinan saudara gituuhhh ; "bangsawan" hmmm ini..ini... ini.. sapa yang pilih ya??? ini mah kesepakatan para tetua aja sebagai doa hee....

Gelar ini biasanya diberikan sama laki-laki alias sang suami..walaupun... si suami bukan orang OKU seperti contoh kasus yang terjadi pada penulis....sedangkan sang istri namanya sih sama tapi didepan ditambahkan kata "Nai" yang artinya "Nyonya".

Katanya sebagian orang setelah diberi gelar, memakai gelar ini secara aktif alias namanya jadi berubah. hmmm...

Sebenernya sih asik juga ya bisa milih nama sendiri tanpa harus bubur merah bubur putih-an. Tapi karena itu dikasih taunya semalem menjelang pesta (nobody told me before hiksss...) jadinya udah males mikir nama sendiri hehe coba kalo dikasih tau sebelum2 nya kan pasti udah milih2 hiiii

3 komentar:

  1. kekasihku semakin mantap menjadi penulis yang berbakat. tetep semangat yang!!!

    BalasHapus
  2. hmmm lulus deh jadi suami cukup memuji cukup mendukung....love u

    tapi dipikir-pikir berarti pengunjung blog anggia cuma aa ya hehehe

    BalasHapus